Yayasan Angel Hearts BAli

Ketulusan Hati Akan Mempertemukan Kita.

Ni Nyoman Lestari

Saya mengenal gadis muda ini melalui info dari teman saya Niang Wang pada bulan Agustus 2015. Lestari nama gadis ini, asalnya dari Bangli. Pertama kali bertemu, tubuh Lestari masih cukup berisi, rambutnya panjang dan lebat, kulitnyapun bersih. Kedua orangtua Lestari sudah meninggal, dan sekarang Lestari hanya memiliki seorang kakak kandung dan beberapa saudara berlainan Ibu. 

Lestari menderita kanker tulang stadium 3 di tangan kanannya. Awalnya saya membantu Lestari karena dia tidak memiliki biaya untuk kemoterapinya yang pertama. Saat ini Lestari sudah memiliki kartu BPJS, tangannya sudah dioperasi dan dia harus melanjutkan pengobatan dengan menjalani kemoterapi sebanyak 17 kali untuk memusnahkan sel kankernya. 

Setelah menjalani beberapa kali kemoterapi, berat badan Lestari terus menyusut, kulitnya menghitam, tangan kanannya layu tidak bertenaga, dan rambutnya mulai rontok. Karena jadwal kemoterapi harus dijalani rutin setiap 3 minggu sekali, dan setiap kali selesai kemoterapi kondisi tubuh Lestari drop, saya menawarkan agar Lestari tinggal di Yayasan Angel Hearts Bali saja, agar dia bisa menjalani proses pengobatan, tanpa harus bolak balik ke Bangli dalam kondisi lemah. 

Lestari anak yang tabah dan sangat sopan. Dengan kondisi tubuh yang tidak prima dan tangan yang masih belum bisa bergerak normal, dia selalu berusaha membantu apa pun aktivitas yang sedang kami lakukan di yayasan. Dia tidak pernah mengeluh dan selalu ceria, padahal saya melihat sendiri bagaimana beratnya proses pengobatan yang harus dijalani Lestari.

Saat ini kondisi Lestari sangat membebani pikiran saya. Sebenarnya sebelum Galungan Lestari sudah harus menjalani kemoterapinya yg ke-5, tapi konon RS Sanglah sedang kehabisan obat kemo sehingga pengobatan Lestari belum dpt dilanjutkan. Sy sangat khawatir dg kondisi Lestari. Khawatir sel kankernya akan mengganas lagi. Selama sebulan terakhir sudah 2x Lestari kami larikan ke UGD RS Sanglah karena kesakitan yg tdk mampu dia tahan. Hari ini pun kami kembali membawanya ke UGD karena sejak semalam Lestari amat kesakitan.

Saya merasa sedih dengan keadaaan ini. Sekian bulan Lestari tinggal di Yayasan Angel Hearts Bali, saya sudah jatuh sayang pada gadis muda yang malang ini. Masa remajanya terenggut oleh sel kanker. Saya merencanakan untuk mengkuliahkan Lestari di Universitas Terbuka bersama - sama Santi, agar dia bisa menjalani proses pengobatannya sambil tetap melakukan kegiatan yang bermanfaat dan membangkitkan semangatnya. Saya sangat kuatir dengan kondisi Lestari. Semoga dia mampu bertahan, semoga dia masih mendapat kesempatan utk menjadi mahasiswi, menjadi sarjana. Om Svaha. Saddhu

  • Bantuan Biaya Pengobatan
  • Bantuan darah
  • Dukungan moral dan semangat
Ni Nyoman Lestari

Beberapa hari belakangan ini, sy memperhatikan Lestari selalu murung. Feeling sy mengatakan ada sesuatu yg kurang beres, sehingga sy langsung bertanya pd Lestari apa yg menyebabkan dia spt itu. Awalnya Lestari tdk mau bicara. Dia hanya menangis. Selama beberapa saat saya biarkan dia menangis, barangkali dengan begitu dia akan merasa lebih lega. Setelah tangisnya reda, akhirnya Lestari mau bercerita. Dia mengaku setiap kali kakaknya (Kadek) kembali ke Bangli, dia merasa rindu. Bahkan kadang terbersit pertanyaan dalam hatinya, apakah keluarganya mengingat dia? Lestari ingin kakaknya selalu ada di dekatnya. Padahal di sisi lain, dia juga paham bahwa Kadek harus bekerja. Karena saat ini, Kadeklah yg menjadi pengganti orang tua bagi Lestari. Selain itu, Kadek memiliki tanggungan cicilan sepeda motor, sehingga dia harus bekerja agar mampu membayar cicilan tersebut. Lestari juga mengatakan bahwa dia sering ingat pada kedua orangtuanya yang sudah meninggal. Lestari sedih karena satu -satunya kenang -kenangan dari almarhumah Ibunya, berupa kalung emas, terpaksa dia jual saat mulai menjalani pengobatan ke Denpasar.

Setelah mendengarkan curahan hati Lestari, saya langsung memanggil Kadek. Saya sampaikan kepada Kadek agar untuk sementara waktu tidak usah kembali ke Bangli, dan fokus menemani Lestari di Denpasar. Semua tanggungan yang harus dibayarkan Kadek berupa cicilan motor atau pun iuran BPJS, akan saya bayarkan. Dan saya juga mengajak Kadek ke toko emas, untuk memilihkan kalung yang menyerupai kalung yang diberikan oleh almarhumah Ibu mereka kepada Lestari. Saya akan lalukan apa pun semampu saya untuk membuat Lestari bahagia. Mungkin seuntai kalung ini tak akan mampu menuntaskan rasa rindu Lestari pada kedua orangtuanya, tapi saya berharap Lestari tau bahwa dia tidak sendiri. Ada saya, ada saudara saudara barunya di Yayasan Angel Hearts Bali yang siap menyayangi dan mensupport dia saat ini, saat dia berada pada titik terendah kehidupannya. Siapa pun tentu setuju bahwa satu tangan yang menolong saat kita "jatuh" jauh lebih berarti daripada ribuan tangan yang menyalami saat kita sukses. Dan memang untuk itulah Yayasan Angel Hearts Bali ini saya dirikan, untuk mengulurkan tangan pada orang -orang yang sedang membutuhkan pertolongan.

Meskipun ulang tahun Lestari masih 10 hari lagi di tanggal 1 Mei, biarlah hadiah ini saya berikan lebih awal untuknya, dan biarlah hanya Tuhan yang tau mengapa saya ingin terburu-buru memberi hadiah ini pada Lestari

Catatan 10 Mei 2016

Teman teman mohon maaf selama beberapa hari ini saya tidak bisa merespon tag, mention atau share karena saya sedang berkonsentrasi pd Lestari. Kondisinya kembali menurun. Kemarin pagi Lestari masuk UGD karena kesakitan. Sore hari Lestari diijinkan pulang dengan dibekali obat penahan sakit yang menurut dokter sangat kuat (hydromorphone). Tapi rupanya obat tsb pun sudah tidak mempan. Lestari terus kesakitan, bahkan sampai menjerit-jerit, sehingga hari ini kami kembali melarikannya ke UGD. Saya tidak tahu lagi harus melakukan apa. Melihatnya menahan sakit sampai kaki tangannya mengejang dan bibirnya bergetar, membuat hati saya pedih. Saya hanya bisa berdoa semoga Tuhan menurunkan keajaiban untuk Lestari. Terima kasih Mba Dina Astiti Ariawan yang sudah ikut merawat dan mendampingi Lestari. Semoga kita dapat melakukan yang terbaik untuk Lestari.

Gallery